Rabu, 02 April 2014

WAGUB SULSEL PANEN HIBRIDA 9,1 TON DI BOKI




Wakil Gubernur Sulawesi Selatan  Ir.    H.      Agus      Arifin   Nu’mang, M.S. melakukan pesta panen padi hibrida musim tanam Oktober-Maret 2013/2014 di Lingkungan Boki Kelurahan Pammase Kecamatan Tiroang Kabupaten Pinrang.
Pesta panen padi ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pinrang di hamparan persawahan milik Kelompoktani Sipakainge I seluas kurang lebih 100 hektar pada tanggal 27 Maret 2014 yang juga merupakan kawasan pengembangan SLPTT padi hibrida.



Menurut  Kepala  Dinas Pertanian  dan  Peternakan   Kabupaten     Pinrang  Ir. Yohannis  Sampebua, MP, varietas  padi hibrida yang dipanen adalah varietas unggul hibrida Loop 11 milik PT. Lopping High-Tech Industry.
Dari hasil pengambilan ubinan diperoleh produktivitas rata-rata padi hibrida Loop 11 mencapai 14,81 ton/hektar. Sedangkan produktivitas ril yang diperoleh di lokasi Laboratorium Lapangan SLPTT sebesar 9,1 ton/hektar.


 Sementara itu, di bawah terik matahari yang cukup panas dalam sambutannya H. Agus Arifin Nu’mang mengungkapkan perasaan puasnya kepada seluruh peserta pesta panen. Puas atas sambutan petani yang antusias dan puas dengan hasil panen padi petani yang tinggi.(mahmuddin dani)

Minggu, 16 Februari 2014

KESEPAKATAN TUDANG SIPULUNG PETANI TIROANG







Petani Tiroang menghasilkan kesepakatan bersama dalam rangka menghadapi musim tanam April-September 2014 menyangkut jadwal turun sawah. Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam acara Musyawarah Tudang Sipulung yang dilaksanakan pada tanggal 13 Pebruari 2014 di Kantor Kecamatan Tiroang.
Hadir pada acara tersebut Camat Tiroang A. Muh. Taufik Arif, S.STP. selaku tuang rumah, Ir. Wahyuddin, MP yang mewakili BP4K, A. Calo Kerrang, SP mewakili Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pinrang, Sanusi Tantu, SP mewakili Kantor Ketahanan Pangan, dan Ir. H. Ruslan Patihong mewakili Kantor IP3OP Tiroang serta pengurus kelompoktani sekecamatan Tiroang.
Dikatakan A. Muh. Taufik Arif kondisi pertanaman padi di kecamatan Tiroang aman dan diperkirakan panen akan dilakukan pada bulan Maret. Tapi petugas pertanian diharapkan terus melakukan pengawalan ekstra pada padi hibrida karena adanya serangan kresek, tikus, dan wereng coklat.
Selanjutnya, A. Muh. Taufik Arif mengharapkan kebersamaan semua kelompoktani di kecamatan Tiroang untuk mengawal hasil kesepakatan Musyawarah Tudang Sipulung ini.
Musyawarah Tudang Sipulung menghasilkan kesepakatan rencana panen pada bulan Agustus/September; pembersihan saluran dan pengendalian tikus 15 April 2014 sampai selesai; buka pintu air 20 April 2014; Mappalili 21 Apri 2014; hambur benih 20-30 Mei 2014 untuk Kelurahan Mattiro Deceng, Tiroang, Fakkie, Marawi, 7-14 Mei 2014 Kelurahan Pammase; tabela 5-12 Mei 2014 untuk varietas genjah, 15-22 Mei 2014 untuk varietas dalam; tanam pindah 10-17 Mei 2014; tutup tanam 20 Juni 2014; varietas anjuran Inpari 4,6,8,9,10,13,20, Mekongga, Hibrida; hama yang diwaspadai tikus, wereng coklat, penggerek batan dan penyakit yang diwaspadai tungro, kresek. (Mahmuddin Dani).

Selasa, 14 Januari 2014

TIGA INSTRUKSI KEPALA BP4K PINRANG



Mengawali  Bulan Juli tahun 2013, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten  Pinrang Ir. H. Muhammad Amir Riu, MP menyampaikan tiga intruksi kepada seluruh Penyuluh di Kabupaten Pinrang pada Sosialisasi Pupuk Organik Cair yang diproduksi oleh CV. Citra Mandiri Makassar.
1)      Penyuluh diharapkan meningkatkan pengamatan terhadap kondisi pertanaman padi di wilayah masing-masing karena adanya peningkatan serangan tikus. Dan jika dianggap perlu dapat dilakukan pengendalian secara massal untuk mengurangi serangan.
Hama tikus merupakan hama endemik di Kabupaten Pinrang dan selalu menyerang tanaman padi petani pada Bulan Januari dan Juni setiap tahunnya. Akibat dari serangan tikus dapat menyebabkan kerusakan tanaman padi yang cukup parah.
2)      Penyuluh diinstruksi untuk melakukan pendataan terhadap luas pertanaman kakao di wilayah masing.
Dahulu kakao merupakan primadona petani di Kabupaten Pinrang. Namun sejak hama PBK menyerang tanaman kakao, petani banyak yang menelantarkan tanaman kakaonya bahkan ada yang beralih fungsi menjadi lahan persawahan. Oleh karena itu, Bapak Bupati Pinrang menginstruksi kepada penyuluh melalui Kepala BP4K untuk melakukan pendataan kembali luas pertanaman kakao di Kabupaten Pinrang.
3)      Penyuluh mendukung program Bakorluh Sulsel untuk melakukan pendataan terhadap  potensi wilayah, kelembagaan, dan penyelenggaraan penyuluhan di wilayah masing-masing.
Pada tanggal 17 s/d 19 Juni 2013 bertempat di Hotel Grand Palace Makassar, Bakorluh Sulsel mengadakan Apresiasi dan Pelatihan bagi petugas Cyber E xtension dari 240 BP3K se sulsel termasuk 12 orang petugas cyber dari BP4K Kabupaten Pinrang. Dari keduabelas petugas Cyber yang sudah dilatih tadi diharapkan dapat mengirimkan secara langsung data potensi wilayah, kelembagaan, dan penyelengaaran penyuluhan di wilayah masing-masing melalui website Bakorluh Sulsel. Tanpa dukungan dari seluruh penyuluh di Kabupaten Pinrang kegiatan tersebut tidak dapat berjalan dengan baik kuncinya (mahmuddin dani).


PELAKSANAAN SL-PTT PADI HIBRIDA TAHUN 2013 DI KECAMATAN TIROANG



Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) padi hibrida yang merupakan program Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pinrang kembali dilaksanakan di Kecamatan Tiroang pada musim tanam Oktober-Maret 2013/2014. Sejak tahun 2008 Kecamatan Tiroang telah melaksanakan SLPTT padi hibrida. Tahun ini memasuki tahun ke enam dan semuanya terlaksana dengan baik.
Muh. Tahir, SP selaku Pemimpin Pertanian Kecamatan Tiroang menjelaskan bahwa ada 60 paket SLPTT yang dilaksanakan musim tanam ini yang tersebar di empat kelurahan. Kelurahan Pammase 36 paket, Kelurahan Fakkie 7 paket, Kelurahan Marawi 13 paket, dan Kelurahan Mattiro Deceng 4 paket.
Varietas padi hibrida yang ditanam sepanjang pelaksanaan SLPTT tumbuh dengan baik di Kecamatan Tiroang dan menghasilkan produksi yang tinggi. Varietas tersebut diantaranya Intani 2, Sembada B3, Sembada B9, Sembada 168, SL8SHS, dan sekarang varietas Lopp 11 benih produksi kerja sama PT. Lopping High-Tech Industry dengan PT. Pertania.
Deskripsi varietas padi hibrida Lopp 11 :
1.      Umur                              : ± 109 hari
2.      Tinggi                             : 113 cm
3.      Bobot 1000 biji              : 30 g
4.      Daun bendera                 : Tegak
5.      Jumlah gabah                 : 204 bulir/malai
6.      Kerebahan                      : Tahan
7.      Produksi                         : 10,4 t/ha
8.      Pemulia                          : Dr. Ir. Satoto, MS.
9.      Pengusul                         : PT. Lopping High-Tech Industry
10.  Bentuk rumpun              : Tegak
11.  Anakan produktif          : 15 batang/rumpun
12.  Warna batang                 : Hijau
13.  Bentuk gabah                 : Ekstra panjang dan ramping
14.  Kerontokan                    : Sedang
15.  Potensi hasil                   : 12,9 t/ha.

Pertumbuhan tanaman padi hibrida Lopp 11 sangat baik dan saat ini umur pertanaman antara 5 sampai 25 hari. M. Tahir berharap agar pelaksanaan SLPTT padi hibrida musim tanam ini di Kecamatan Tiroang dapat berlangsung sukses seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, sehingga harapan Bapak Bupati Pinrang H.A. Aslam Patonangi untuk meningkatkan produksi padi dan kesejahteraan petani di Kab. Pinrang dapat terwujud. Kesemuanya itu dapat terwujud apabila semua pihak yang terkait (Penyuluh, POPT, PPK,PSDA, dan petani) saling bahu membahu mengsukseskan pelaksanaan SLPTT padi hibrida.(mahmuddin dani)